Sunday, January 31, 2010

Penyembelihan Hewan

A. Ketentuan Penyembelihan hewan
1. Pengertian Menyembelih Hewan
Menyembelih hewn adalah melenyapkan ruh binatang untuk diambil manfaatnya dengan sesuatu yang tajam yang bukan terbuat dari tulang, gigi atau kuku.
Rukun Menyembelih diantara lain:
>>Penyembelih:
a. Orang Islam
b. Dengan sengaja
c. Melihat/ tidak buta

>>Binatang yang disembelih:
a. Binatang hidup/mustaqirah
b. Halal dimakan
Cara menyembelih:
Binatang-binatang darat yang halal dimakan ada dua macam, yaitu sebagai berikut:
a. Binatang yang mudah disembelih
b. Binatang yang susah disembelih
Binatang yang mudah disembelih hendaknya disembelih di lehernya, dipotong di urat penyaluran makanan dan urat tempat keluar masuknya udara, kedua urat tersebut harus dipotong sampai putus. Sedangkan binatang yang susah disembelih di lehernya karena liar atau jatuh ke dalam lubang sehingga tidak dapat disembelih lehernya, penyembelihan dilakukan di mana saja dari badannya. Asalkan dapat mati karena luka tersebut.

>>Alat atau Perkakas untuk menyembelih
Semua barang tajam, seperti besi, bambu, atau lainnya boleh dipakai untuk menyembelih kecuali yang terbuat dari gigi, kuku, atau tulang.

2. Sunnah Menyembelih
a. Memotong urat yang ada di kanan kirinya agar cepat mati
b. Binatang yang mempunyai leher panjang hendaknya disembelih di pangkal leher
c. Binatang yang disembelih hendaklah digulingkan ke sebelah rusuk kiri agar penyembelih mudah menyembelih hewan tersebut
d. Binatang dihadapkan kiblat
e. Yang menyembelih orang laki-laki baligh yang berakal
f. Membaca Bismillah dan Salawat Nabi. Muhammad Saw.

3. Penyembelihan Hewan secara Tradisional dan Mekanik
Hewan yang disembelih secara tradisional dan mekanik/ dengan mesin adalah halal dimakan apabila memenuhi ketentuan sebagai berikut:
a. Syarat Hewan yang disembelih
> Binatang halal dimakan
> Binatang masih hidup diawal penyembelihan
b. Syarat mekanik yang digunakan untuk menyembelih adalah benda yang tajam bukan runcing.
c. Hukum penyembelihan dengan mekanik:
> Benda atau alat untuk menyembelih memenuhi ketentuan.
> Yang menjalankan alat mekanik adalah orang islam
> Membaca Basmallah katika akan menyembelih
d. Tempat anggota tubuh yang disembelih
> Binatang yang dapat disembelih lehernya, disembelih di bagian leher
> Binatang yang liar atau tidak dapat disembelih di bagian leher dapat disembelih di bagian badannya asal dapat mati oleh benda itu

B. Akikah dan Kurban

1. Akikah
Keluarga muslim yanng baru dikaruniai anak laki laki atau perempuan disunahkan untuk mengungkapkan rasa syukur kepada Allah swt dengan menyembelih binatang. Jika anaknya laki laki sisunahkan menyembelih 2 kambing dan perempuan 1 kambing saja.

Sebagai mana sabda nabi Muhammad saw:
>> Rasulallah telah bersabda, “Anak yang baru lahir itu tergadai dengan akikahnya yang disembelih baginya pada hari ke-7, di cukur rambutnya dan diberi nama” (hadist riwayat At Tirmidzi)
>> Dari Aisyah dia berkata, “Rasulallah saw menyuruh kita agar menyembelih akikahuntuk seorang anak laki laki 2 ekor kambing dan anak perempuan 1 ekor kambing” (hadist riwayat Ibnu Majjah)

Hukum akikah adalah sunah muakkad bagi orang tua anak. Fungsi akikah sebagai berikut:
> Sebagai menebus gadai karena rasul, anak yang lahir seperti digadaikan sampai orang tua menebus dengan akikah
> Sebagai ungkapan syukur kepada Allah swt
> Sebagai sedekah pada saudara, tetangga dan fakir miskin
> Mendekatkan diri kepada Allah swt
> Menjalin kekerabatan dan persaudaraan

2. Kurban
Kurban menurut bahasa dari kata qarraba-yaqrabu-kurbanan yang berarti mendekat atau dekat. Menurut istilah kurban berarti menyembelih binatang ternak semata mata untuk mendekatkan diri kepada Allah swt.

C. Fungsi Akikah dan Kurban
1. Mendekatkan diri kepada Allah.
2. Melaksanakan sunah rasul
3. Menumbuhkan sikap kepedulian sosial.
4. Meningkatkan kesadaran diri untuk memiliki jiwa berkurban
5. Menjalin silaturahmi dan persaudaraan

No comments:

Post a Comment